Cara Membersihkan Bak Cuci Piring

www.belajar-masak.com

www.belajar-masak.com

 

Bak cuci piring yang kusam sangat mengganggu kenikmatan memasak ,terutama jika bahannya stainless steel. Namun, tidak perlu khawatir karena selalu ada cara untuk membersihkan bak cuci sehingga mood memasak selalu positif.

Saat akan mencuci piring atau perlengkapan masak, pastikan perlengkapan tersebut sudah bersih dari sampah sisa makanan, pisahkan dan buang di tempat sampah. Sehingga yang dibersihkan di bak cuci piring hanyalah kotoran yang menempel pada perlengkapan tersebut. Hal ini mempermudah proses pencucian dan mencegah tersumbatnya saluran pembuangan.
Sedangkan untuk membersihkan bak cucinya, siapkan bahan-bahan berikut ini:

  1. 1/4 cangkir sabun piring
  2. 1/4 cangkir pemutih
  3. 2 sendok makan amoniak
  4. 2 sendok makan air hangat

Aduk dan serap dengan sponge kemudian bersihkan bak cuci, diamkan selama 10-15 menit kemudian bilas dan keringkan secara menyeluruh.

Lakukankah pembersihan bak cuci piring ini minimal seminggu sekali sehingga kotoran tidak menjadi awet dan mudah di bersihkan selalu.

Agar bak cuci piring awet dan tidakmudah hancur dan bocor hindarimembersihkan dengan sikat kawat atau spons kasar , karena alat ini bisa menipiskan lapisan anti karat pada bak stainless steel.

Semoga bermanfaat.

 

 

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Menata Dapur

www.belajar-masak.com

 

Rasanya dapur yang sehat akan membangkitkan gairah kreasi masak yang tingi ya, terlebih kalau kita sering lihat acara masak-masak di TV,rasanya saat itu juga ingin bongkar dapur.

Berikut ada tips bagaimana caranya membuat dapur terasa jauh lebih nyaman dan praktis:

  1. Selalu gantung dan simpan peralatan dapur segera setelah dibersihkan ketimbang menaruhnya di atas meja dan bisa terkena kotoran lagi. Dengan begini dapur anda pun bersih dari bakteri
  2. LEtakkan rak panjang dengantinggi sekitar sepinggan orang dewasa. Rak ini berfungsi menyimpan peralatan makan sekaligus meja penyajian
  3. Bedakan warna dinding dapur dengan warna ruang lain dan usahakan warna cerah karena menurut teori psikologi warna cerah membuat kesan hangat.
  4. Cocokkan keramik dan warnanya dengan tema furniture set yang dipilih.
  5. Sirkulasi udara , air serta aliran listrik harus diperhatikan sejak awal merancang dapur. Dan jangan lupa pasanga exhaust fan untuk membuang asap keluar dapur.

Selama menata dapur dan menikmati acara memasak anda

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Menghilangkan Aroma Amis Telur

www.belajar-masak.com

www.belajar-masak.com

 

Ketika memasak telur, sering kali kita menumpahkannya di lantai atau di meja masak. Bau amis telur putih bisa sangat mengganggu jika terlambat dibersihkan atau salah cara dalam membersihkannya.

Jika telur jatuh di lantai karena terlepas dari tangan kita cukup taburkan kopi di seluruh bagian telur dan biarkan hingga telur terserap dalam kopi tersebut. Kemudian tutup tumpahan tersebut dengan koran , angkat lalu bersihkan. Terakhir baru di pel dengan sabun cuci lantai seperti biasa. Jangan salah langkah  terlebih dahulu membersihkan dengan pel karena justru akan membuat aroma amisnya menyebar.

Jika bau amis telur muncul di adonan kue dan cukup mengganggu campurkan dengan rhum atau ditambahkan dengan bubuk vanilla ke dalam adonan.

 

Selamat Mencoba

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Menyimpan Makanan Ringan

www.belajar-masak.com

www.belajar-masak.com

 

Suka ngemil makanan ringan?kripik-kripik?Pas sekali untuk teman nonton TV atau sekedar pembangki selera makan. Namun, salah satu tantangan yang kita temui jika tinggal di negera beriklim tropis adalah bagaimana menjaga makanan kering selalu renyah. Kelembapan yang negara kita miliki berpengaruh besar membuat makanan ringan jadi ‘masuk angin’ atau melempem.

Coba tips berikut agar makanan ringan atau kripik-kripik anda bisa awet di dalam wadahnya.

  1. Jika menggoreng sendiri,  alasi makanan dengan kertas yang menyerap minyak agar makanan tetap renyah.
  2. Bisa juga dengan menggoreng makanan hingga setengah matang, dan jika hendak dikonsumsi baru dipanaskan sampai kering.
  3. Silica gel dalam sachet juga mampu menyerap kelembaban, hanya saja produk ini lumayan sulit didapatkan selain juga harganya yang tidak murah. Bisa juga menggunakan kantong plastik yang dapat ditutup rapat dan dibuka tutup (re-sealable). Isi dengan makanan secukupnya agar kantong dapat ditutup dengan baik.
  4. Jika ingin menggunakan toples , pilih toples yang memiliki tutup rapat dan kedap udara, dan jangan masukkan ke dalam toples dalam keadaan panas.
  5. Jauhkan toples dari sinar matahari langsung karena akan merusak warna dan rasa. Simpanlah di tempat sejuk seperti lemari atau tempat bersuhu ruangan,menyimpan di lemari es dapat menghilangkan sensasi ‘kriuk’nya.

Semoga tips ini bermanfaat bagi teman-teman.

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Menggunakan dan Menyimpan Tepung

www.belajar-masak.com

www.belajar-masak.com

 

Tepung merupakan salah satu bahan utama yang digunakan dalam membuat kue. Aroma serta cita rasa dari tepung menghasilkan rasa yang berbeda saat dikonsumsi. Perlu teliti dalam memilih dan menggunakan tepung yang baik.

Semoga tips berikut ini bermanfaat ya.

1. Dalam memilih tepung, sebaiknya  perhatikan warna tepung karena warna pada tepung itu putih, bersih, tidak kering bila dipegang, dan tidak berbau.

2. Kenalilah jenis tepung terigu sebelum digunakan. Pastikan bahwa jenis terigu yang dipergunakan telah sesuai untuk membuat makanan yang diinginkan, dan pastikan tepungnya tidak apek.

3. Sebelum digunakan, sebaiknya tepung harus diayak terlebih dahulu agar kotoran pada tepung bisa terpisahkan.

4. Tepung yang berkutu tetapi tidak apek, masih bisa digunakan dengan terlebih dahulu diayak.

5. Tepung harus dijemur di panas matahari atau ditaruh pada oven dengan suhu api yang kecil agar faktor kelembapan pada tepung bisa teratasi.

6. Tutuplah kantong tepung terigu dengan sangat rapat setelah digunakan.Simpanlah tepung terigu yang tidak habis dipakai ke dalam kulkas atau di ruangan yang bersuhu 21 C

7. Jika membuka kantung untuk mengambil tepung, ambil jumlah yang diperlukan dan pastikan menggunakan sendok yang kering dan bersih lalu segera tutup kembali.

8.Tepung yang sudah pernah dibuka hanya bertahan selama 6 bulan dengan catatan tidak terkontaminasi kotoran atau air dari sendok yang digunakan untuk mengambil tepung tersebut.

 

Semoga Bermanfaat

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Merebus Pasta

www.belajar-masak.com

www.belajar-masak.com

 

Pasta tidak lagi sulit dicari, dan tidak harus ke restoran Italia untuk mendapatkannya. Teman-teman bisa memasaka pasta sendiri di rumah, bahkan saat ini sudah banyak bumbu yang tersedia di supermarket.  Tapi yang sulit adalah menyiapkan agar pastanya terhidang dengan pas. Berikut tips yang bisa teman-teman lakukan untuk memastikan pasta terhidang sempurna:

  • Pastikan air yang direbus cukup banyak untuk merebus pasta. Pasta butuh banyak ruang untuk bergerak saat direbus. Pastikan air sudah dalam keadaan benar-benar mendidih pada saat anda memasukan pasta ke dalam air.
  • Agar pasta yang direbus tidak menempel satu dengan lainnya, bisa menambahkan satu sendok makan minyak kedalam air rebusan.
  • Agar pasta menjadi gurih tambahkan garam pada air rebusan. Cara ini akan menambah rasa gurih serta membantu saus terserap lebih baik saat pasta sudah matang.
  • Rebuslah hanya satu macam pasta dalam satu panci rebusan. Karena jika pasta berbeda bentuk dimasak dalam satu panci secara bersamaan akan menjadikan tingkat kematangan yang berbeda. Tiap pasta memiliki waktu matang berbeda. Pastikan api yang anda gunakan dalam keadaan sedang.
  • Untuk memeriksa tingkat kematangannya. Gunakan garpu untuk mengambil sedikit spaghetti yang tengah direbus, dalam air yang sedang mendidih lalu letakkan di atas piring dan iris dengan pisau, jika pada bagian tengahnya tampak sedikit garis kuning yang lebih gelap maka spaghetti tersebut telah matang.
  • Saring pasta yang sudah matang dengan penyaring berbentuk mangkuk. Siram dengan air es sesaat setelah spaghetti diangkat dari air rebusannya. Pasti spaghetti akan bertekstur bagus.
  • Tiriskan air tersebut kemudian aduk spageti dengan satu sendok minyak

 

Semoga tipsnya bermanfaat yaa

selama mengolah pasta

 

Photobucket

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tips Awet Kitchen Set

www.belajar-masak.com

 

Mempunyai kitchen set yang bagus, jika tidak dirawat dengan baik maka kitchen set tidak akan mempunyai umur yang panjang dan tidak terlihat semenarik sewaktu masih baru dibeli. Kitchen set akan terlihat kusam, berbau tidak sedap, finishing yang terkelupas, dan bahkan bisa ambruk karena sudah terlalu rapuh. Untuk menjaga keawetan dari kitchen set, ada beberapa hal yang harus dilakukan:

  1. Untuk kitchen set berbahan kayu, pilihlah kayu yang berkualitas dan bersihkan secara rutin agar terhindar dari kotoran.  Untuk yang berbahan stainlees steel, jaga selalu agar kering, karena ada bagian yang bisa menimbulkan karet terutama pada bagian pinggirnya.
  2. Jagalah selalu kebersihan dapur segera bersihkan dari percikan minyak, tumpahan bumbu atau sisa-sisa bekas memasak agar tidak menimbulkan bekas. Atur atau arahkan asap penggorengan dengan blower atau exhaust fan agar minyak tidak menempel pada cabinet kitchen.
  3. Jaga agar saluran  tempat mencuci piring berjalan dengan baik dan tidak terjadi kebocoran. Hal ini agar kabinet di bawahnya dan kabinet lainnya terjaga kelembapannya
  4. Membuang sampah dari proses memasak paling tidak satu kali dalam sehari. Sampah yang tidak dibuang lebih dari satu hari dapat berpotensi tumbuhnya bakteri-bakteri yang tidak bersahabat dengan penghuni rumah. Pastikan kantong pembungkus sampah benar-benar  digunakan dengan tepat sehingga kuman yang menempel di sisa sisa sampah tersebut tidak mendatangkan penyakit atau binatang pembawa penyakit.

 

Menjaga kebersihan area dapur atau kitchen set adalah suatu bagian yang sangat penting untuk menjaga kesehatan semua anggota keluarga. Sehingga kegiatan memasakpun akan terasa tidak nyaman lagi dan bisa mengeluarkan banyak uang untuk memperbaikinya.

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Tata Cara Penggunaan Aneka Pisau

Gambar Pisau Buah

www.belajar-masak.com

 

Berbeda jenis pisau dapur, beda juga fungsinya. Umumnya, mata pisau juga berbeda-beda bentuknya, menyesuaikan fungsi dari pisau. Pisau banyak kegunaannya antara lain : untuk membuka bahan makanan atau memotong. Karena bentuk bilah pisau yang berbeda ukuran dan ketebalan dirancang untuk memudahkan pemakai memotong bahan makanan tertentu.

Gambar Pisau Roti

 

Gunakan pisau roti untuk membelah roti atau kue yang teksturnya lembut sehingga tidak mudah hancur dan hasilnya rapi. Jika teman-teman mengalami kesulitan memotong sayuran yang kulitnya licin dan melekat seperti terong atau tomat, kita bisa menggunakan pisau ini untuk membantu.

 

Gambar Pisau Daging

 

Pisau dengan bilahnya yang sangat besar dan pipih ini memang cocok digunakan menyiapkan bahan resep masakan Chinese seperti bawang putih dan jahe yang perlu dimemarkan. Selain untuk mememarkan, pisau ini juga berfungsi untuk memotong, mengiris, mencincang sayuran dan daging.

Gambar Pisau Buah

 

Pisau dengan bilah yang berbentuk seperti bulan sabit, sudut melengkung dan meruncing ini memudahkan teman-teman memotong, mengupas, dan membuang biji buah dan sayuran. Satu lagi, kegunaan dari pisau iniadalah bisa membelah punggung udang dan mencungkil kotoran udang untuk dibersihkan.

Di atas adalah beberapa contoh fungsi dan bentuk pisau-pisau yang ada di dapur

 

semoga bermanfaat

 

 

 

 

 

 

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Cara Membersihkan Microwave

www.belajar-masak.com

 

Alat yang satu ini sangat membantu mempersiapkan makanan atau sekadar menghangatkan makanan. Agar terhindar dari pemborosan, ada sejumlah tips untuk merawat microwave supaya tetap awet dan tahan lama.

Setiap habis digunakan, sempatkan diri untuk membersihkan peralatan yang satu ini. Berikut cara-cara membersihkannya:

  1. Untuk membersihkannya, letakkan semangkuk (tahan panas) air panas yang dicampuir dengan irisan lemon. Panaskan dalam microwave sekitar 5 menit. Uap air akan melunakkan sisa makanan, sehingga mudah dibersihkan. Lemon memiliki kandungan asam yang bisa menghilangkan noda dan lemak sisa makanan dalam microwave. Selain itu lemon juga akan membuat microwave lebih harum dan segar.
  2. Gunakan selalu tissue makanbasah untuk membersihkan sisa-sisa noda yang menempel di bagian dalam microwave. Setelah noda hilang, bersihkan kembali dengan tissue yang kering dan bersih.

Demikian info dan tips untuk membersihkan microwave di dapur teman-teman

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Cara Membersihkan Despenser Air

www.belajar-masak.com

www.belajar-masak.com

 

Dispenser air menjadi kebutuhan wajib bagi masyarakat saat ini. Dengan alat ini dipastikan semua bisa dengan mudah menikmati air mineral yang segar bahkan bisa dalam berbagai type suhu. Namun agar terbebas dari kuman sebaiknya dispenser dibersihkan secara berkala minimal 2 minggu sekali.

Berikut adalah langkah-langkah mudah membersihkan dispenser:

  1. Bersihkan bagian dalam dispenser saat mengganti galon air yang sudah kosong. Caranya keluarkan sisa air melalui keran. Setelah itu, isi kembali galon tersebut dengan air yang dicampur cuka dapur. Lalu diamkan beberapa menit.
  2. Kemudian larutkan 2 sendok teh air cuka lewat keran lagi sampai tidak ada air yang tersisa. Keringkan bagian dalam dispenser dengan kain kering atau lap bersih.
  3. Untuk menghilangkan aroma cuka, isi kembali bagian dalam dengan air bersih dan diamkan selama kurang lebih 5 menit.
  4. Sesudahnya buang air lewat keran dan pasang galon baru.
  5. Bersihkan bagian luar dispenser dengan menggunakan lap basah. Hal ini sebaiknya dilakukan secara rutin, apalagi jika dispenser diletakkan diruangan yang sering terkena debu.

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter